Jumat, 01 Agustus 2008

FILSAFAT UMUM

PEMIKIRAN ARIS TOTELES TENTANG ETIKA DAN NEGARA

¨ Ajaran tentang etika

Aris totees mempunyai perhatian yang khusus terhadap masalah etika. Karena etika bukan diperuntungkan sebagai cita-cita, akan tetapi dipakai sebagai hukum kesusilaan menurt pendapatnya tujuan tertinggi hidup manusia adalah kebahagiaan. Kebahagiaan adalah sesuatu keadaan dimana segala sesuatu yang termasuk dalam keadaan bahagia telah berada didalam diri manusia jadi, bukan sebagai kebahagiaan subjektiv. Kebahagiaan harus sebagai suatu aktivitas yang nyata dan dengan perbuatan itu dirinya semakin disempurnakan kebahagiaan manusia yang tertinggi adalah berfikir murni.

¨ Ajaran tentang negara

menurut aris toteles, negara akan damai apabila rakyatnya juga damai. Negara yang paling baik adalah negara yang sistem demokrasi moderat, artinya[M1] sistem demokrasi yang berdasarkan undang-undang dasar

Sebagai kelanjutan dari pada paham etiknya ai mengemukakan tiga macam bentuk tata Negara, yaitu:

1) monarki atau basileia

2) aristokrasi, yaitu pemerintah adalah orang yang sedikit jumlahnya

3) politeia atau menurut etik aristoteles disebut”timokrasi”yaitu pemerintahan berdasarkan kekuasaan seluruh rakyat dalam istilah sekarang disebut”demokrasi”.

Aristoteles memandang demkrasi lebih rendah dari aristokrasi, sebab dalam demokrasi keahlian diganti dengan jumlah., karena rakyat mudah tertipu, maka hak memilih baik dibatasi hingga lingkungan orang cerdik pandai saja, kombinasi antara aristokrasi dan demokrasi adalah yang sebaik-baiknya, juga disini ternyata bahwa Aristoteles dalam segala pandangannya adalah orang tengah.

Filsafat skolastik melalui lima tokoh pendapatnya

1. Tomas akuinus

Nama sebenarnya adalah santo tomas aaquinas yang artinya tomas yang suci dari aquinas. Disamping sebagai ahli fikir, ia juga sebagai dokter gereja bangsa italia. Menurut pendapatnya, semua kebenaran asalnya dari tuhan kebenaran diungkap dengan jalan yang berbeda-beda sedangkan iman berjlan diluar jangkawan pemikiran


2. Peter abaeladrus

Abaeladrus memberikan alasan bahwa berfiir itu berada diluar iman karena itu berfikir merupakan sesuatu yang berdiri sendiri. Hal ini sesuai dengan metode dialektika yang tampa ragu-ragu ditunjukan dalam teologi, yaitu bahwa teologi harus memberikan tempat bagi semua bukti-bukti. Dengan demikian ,dalam teknogi itu iman hampir kehilangan tempat .ia mencontohkan,seperti ajaran trinitas juga berdasarkan pada bukti bukti.termasuk bukti dalam wahyu tuhan.

3.albertus magnus

Di samping sebagai biarawan, Albertus Magnus juga di kenal sebagai cendikiawan abad pertengahan.Ia mempunyai kepandaian yang luar biasa. Di universitas pada ia belejar artes liberales, ilmu ilmu pengetahuan alam, kedokteran, filsafat Aritoteles, belear teknologi bolagna, dan masuk ordo Dominacan tahun 1223, kemudian masuk ke koin manjadi aosen di filsafat dan teknologi.terakhir diangkat menjadi uskup agung. pola pemikirannya meniru Ibnu Rusyd dalam menulis Aristoteles.

4. Peter Abaelardus

Ia dilahirkan di Le Paller, Francis Ia mempunyai kepribadian yang keras dan pandangan sangat tajam sehingga sering kali bertengkar dengan para ahli pikir dan pejabat Gereja. Berbeda dengan Anselmus yang mengatakan bahw berpikir harus sejalan dengan iman. Abaelardus memberikan alasan bahwa berpikir itu berada di luar iman (di luar kepercayaan). Karena itu berpikir merupakan sesuatu yang berdasar yang berdiri sendiri. Hal ini sesuai dengan metode dialektika yang tanpa ragu-ragu dalam teologi, yaitu teologi harus memberikan tempat bagi semua bukti. Dengan demikian, dalam teologi itu iman hampir kehilangan tempat. Ia mencontohkan, sepertikan ajaran Trinitas juga berdasarkan pada bukti-bukti, termasuk bukti dalam wahyu Tuhan.

5. Nicolas Cusausus

Menurut pendapatnya terdapat tiga cara untuk mengenal yaitu lewat indra, akal, dan intuisi. Dengan indra kita akan mendapatkan pengetahuan tentang benda-benda berjasad. Dengan akal kita akn mendapatkan bentuk-bentuk pengertian yang abstrak berdasar pada sajian ayau tangkapan indra. Dengan intuisi inilah diharapkan akan sampai pada kenyataan yaitu suatu tempat dimana segala sesuatu bentuknya menjadi larut yaitu Tuhan.

Pemikiran Nicolaus ini sebagai upaya mempersatukan seluruh pemikiran abad pertengahan, yang dibuat ke suatu sintesis yang lebih luas. Sintesis in mengarah ke masa depan dari pemikirannyaini tersirat suatu pemikiran para humanis

Tokoh Filosofi di zaman Renaissace antara lain Leonardo Da Vinci, Machiavelli dan Michelangelo

Abad pertengahan berakhir pada abad ke-15 dan kemudian disusul dengan zaman Renaissance. Zaman ini berlangsung pada akhir abad ke-15 dan 16. Kesenian, sastra musik berkembang dengan pesat. Zaman Renaissance dapat diartikan sebagai masa peralihan antara abad pertengahan kea bad modern yang ditandai dengan lahirnya berbagai kreasi baru yang di ilhami oleh kebudayaan Eropa Klasik (Yunani dan Romawi) yang lebih bersifat duniawi. Siapakah tokoh-tokoh Renaissance? Yaitu para seniman dari Italia diantaranya:

1). Leonardo da Vinci

Leonardo da Vinci adalah arsitek, musisi, penulis, pematung dan pelikis Renaisanse Italia. Leonardo lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, propinsi Firenze, Italia anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina jadi, nama lengkapnya yaitu Leonardo Da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Peiro asal kota Vinci.

Maha karyanya, jamuan terakhir (the last supper)pada tahun 1495-1497 yang dilukis pada dinding biara santa maria di Milan. Kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenalnya adalah Mona Lisa yang terkini terdapat di museum Louvare Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wjah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan persebut memang pernah ada,seorang istri pedagang. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi tekhnologi modern tetapi jarany dibuat semasa hidupnya. Selain tiu ie juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil.

Leonardo Da Vinci wafat di Clos Luce, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519 dan di makam kan di Kap[el St. Hubert di Kasdtel Amboise, Prancis.

2). Michelangelo buonarroti

Michelangelo Buonarroti atau nam lengkapnya dalam bahsa Italia Michelangelo di Lodovico Buonarroti Simoni ( dalam bahasa spanyol disebut Migvel Angel, dalam bahasa prancis disebut Michel-Ange, yang kurang lebih berarti malaikat Mikail ).

Ia terkenal untuk sumbangan stady anatomi didalam seni rupa.Karyanya yang dianggap terbaik adalah patung David,Pieta,dan fresco dilangit –langit Sistene’s Chapel.

Patung Pieta ( 1498 – 1499 ) adalah sebuah patung marmer karya Michelangelo Buonarroti yang terletak di Basilica Santo Petnis di Roma, Italia yang merupakan karya pertama dari sekan banyak karya dengan tema yang sama oleh Michelangelo Buonarroti. Patung tersebut dibuat sebagai monumen dimakam Kardinal Prancis Jean De Billheres. Karya ini menggambarkan tubuh Yesus dipelukan ibunya Maria setelah penyaliban Yesus.

3). Niccolo Machiavelli

Machiavelli lahir tahun 1469 di Florence Italia. Ayahnya seorang Ahli Hukum tergolong anggota famili terkemuka, tetapi tidak begitu berharga. Filosuf politik Italia Niccolo Machiavelli, termashur karena nasehatnya yang terbuka. Bahwa seorang penguasa yang ingin tetap berkuasa dan memperkuat kekuasaannya harus menggunakan tipu muslihat, licik dan dusta. Digabung dengan penggunaan kekejaman penggunaan kekuatan.

Machiavelli adalah figure utama dalam realitas teori politik, ia sangat di segani di Eropa pada masa Renaissance. Dua bukunya yang terkenal, Discorsi Sopra La Prima Deca Di Tito Livio ( disckursus tentang livio ). Dan principe ( sang pangeran ). Sang Pangeran menguraikan tindakan yang bisa atau perlu dilakukan seorang untuk mendapatkan atau mempertahankan kekuasaan.

Machiavelli mengemukakan gagasan tentang suatu bentuk Negara yang ototraktis, nama Machiavelli kemudian diasosiasikan dengan hal yang buruk untuk menghalalkan cara untuk mencapai tujuan. Orang yang melakukan tindakan seperti ini disebut Makiavelis.


FILSAFAT

Lima Filosof terkemuka Yunani beserta buah pikiran filsafatnya

  1. Aris toteles

Menurut aris toteles, berfikir harus dilakukan dengan bertitik tolak pada pengertian-pengertian suatu benda. Suatu pengertian membuat dua golongan, yaitu substansi (sebagai sifat yang umum) dan aksidensia (sebagai sifat yang tidak kebetulan). Ia tertarik pada fakta yang spesifik dan juga yang umum ( universal) ia biasanya memulai dari gejala patikiulas menuju kongklusi universal. Jadi, induksi menuju generalisasi.

  1. Anasimenes

Baginya asas segala sesuatu, darimana segala sesuatu berasal adalah udara. Manusia akan mati apabila ia tidak bernafas. Seperti halnya dengan jiwa manusia, demikianlah udara mempersatukan segala sesuatu yang dalam jagat raya. Maka udara itulah yang melahirkan segala benda didalam jagat raya hal ini mungkin karena adanya pemadatan dan pengeceran udara.karena udara memadat maka timbulah secara berturut-turut angin,tanah dan batu sebaliknya karena udara menjadi cair, maka timbulah api. Demikianlah dari udara terjadi anasir-anasir yang membentuk jagat raya dengan segala isinya.

  1. Tales

Menurut tales, asas pertama yang menjadi asas mula segala sesuatu adalah air. Barang kali penemuannya didasarkan atas kenyataan bahwa air dapat diamati dengan bentuknya yang bermacam-macam . air tampak sebagai benda halus (uap), sebagai benda cair (air) dan sebagai benda yang keras (es).

  1. Anasimandros,

Menurut anasimandros, asas pertama yang menjadi segala sesuatu segalasesuatu adalah to apeiron (yang tak terbatas. Asas pertama ini disebut demikian karena tidak memiliki sifat-sifat benda yang dikenal manusia.

  1. Socrates

Socrates mengarahkan perhatiannya kepada manusia sebagi objek pemikiaran filsafatnya. Dalam mendobrak pengetahuan socrates meniru pekerjaan ibunya sebagai seorang bidan dalam upaya menolong kelahiran bayi, akan tetapi ia berperan sebagi bidan pengetahuan yaitu dengan cara mengamat amati hal-hal yang kongkrit dan hal yang beragam coraknya tetapi pada jenis yang sama. Kemudia unsur-unsur yang berbeda dihilangkan sehingga tinggalah unsur yang sama dan bersifat yang umum, itulah pengetahuan sejati jadi, buah fikir socrates dan pemikiran filsafatnya untuk menyelidiki manusia secara keseluruhan yaitu dengan menghargai nilai-nilai jasmaniah dan rohaniah yang keduanya tidak dapat dipisahkan karena denga keterkaitan kedua hal tersebut banyak nilai hal yang dihasilkan